Selasa, 22 Juli 2014

ketahuilah..

Ini bukan tentang lebih tua, seumuran, atau lebih muda.
Ini tentang yang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan.
yang memberi kedamaian di hati, kenyamanan di sisi dan kasih sayang tiada henti.
Tentang tertawa bersama, saling mensupport, mendoakan satu sama lain, 
berbicara lepas tak terbatas tanpa berpikir pantas atau tidak.
Ketika dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. 
yg bisa membuatmu sabar dan berusaha mengerti meski sulit.
Menerimamu apa adanya meskipun kamu cuma seadanya.
Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan dengannya
itu sesuatu yg kamu yakin harus kamu perjuangkan.
Masa lalunya tidak kamu persoalkan karena tahu itu membentuknya sekarang.
Kekurangan masing-masing adalah tugas bersama untuk belajar
saling menerima dan memperbaiki agar jadi lebih baik.
Tentang dia yg kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya.
Membuatmu bangga menjadi ibu/ayah dari anak-anaknya.

Jumat, 04 Juli 2014

Untuk Satu Alasan

Tuhan mempertemukan untuk satu alasan 
Entah untuk belajar atau mengajarkan
Entah hanya sesaat atau selamanya
Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya.
Akan tetapi tetaplah menjadi yangterbaik di waktu tersebut.
Lakukan dengan tulus
Meski tidak seperti apa yang diinginkan.
Tidak ada yang sia-sia
Karena Tuhan yang mempertemukan.

Selasa, 28 Januari 2014

Pernakah?

Terkadang manusia hanya dapat terus berkometar tentang hal buruk yang ada di diri orang lain.
Rasanya tidak pernah lelah untuk mengomentari apa itu kelemahan dan kekurangan yang ada di dalam diri orang lain.
Seperti 
Kamu itu tukang marah.
Kamu itu terlalu perasa.
Kamu itu selalu berpikiran negative.
Kamu itu terlalu membuat masalah kecil menjadi besar
Kamu itu sensitif
Kamu itu Childish
Kamu itu jelek
Masa gitu aja gak bisa
Menghina
Menjatuhkan
Mengecap
Dan masih banyak lagi..
Pernahkah kalian memikirkan sedikit saja perasaan orang tersebut?
bayangkan bahwa anda adalah orang itu.
apa yang anda rasakan?
apakah sulit untuk dapat mejaga perasaan orang lain?
dengan selalu berpikir sebelum "Bertindak dan Berbicara"

Dapatkah kalian menasehatinya dengan dapat Berpikir dahulu sebelum bertindak dan berbicara kepada orang itu agar orang itu dapat berubah menjadi lebih baik lagi dengan memberitahu secara baik-baik tentang kekurangannya dan kelemahannya? 

Bukankah itu akan jauh lebih baik?

Daripada berbicara sesuka hati kita.. tanpa memikirkan perasannya?

Apakah kalian sudah merasa bahwa kalian sepenuhnya sudah SEMPURNA?

Ketahuilah bahwa di sekeliling anda masih ada orang yang sangat sangat menghargai perasaan anda, yang tidak pernah ingin melukai perasaan anda dengan Tindakan dan Tutur kata nya.

Perkataan dan Tindakan kita dapat membunuh seseorang, yang tidak pernah terbesit di dalam pikirannya untuk dapat melukai anda..